Maskapai Belanda Transavia Airlines yang lepas landas dari Dubai menuju Amsterdam terpaksa harus mendarat darurat di Austria karena seorang penumpang pria lanjut usia (lansia) tidak berhenti buang angin.
Laman Asia One melaporkan, Senin (19/2), dua penumpang yang berada di sebelahnya memintanya untuk menahan buang angin karena bau busuk sudah mulai tercium.
Meskipun pesawat ini memiliki sistem ventilasi yang baik, ruangan kecil dan jarak penumpang yang terlalu dekat, membuat aroma angin yang busuk menyebar ke seluruh ruangan. Apalagi pada penerbangan yang panjang.
Belum jelas apakah kondisi perut kembung yang dialami pria itu terkait dengan kondisi medisnya.
Setelah beberapa kali diberi peringatan, akhirnya pria itu bertengkar dengan penumpang lain dan membuat pilot memutuskan mendarat darurat di Austria. Polisi kemudian terpaksa turun tangan untuk menggiring pria itu keluar pesawat.
Selain pria yang disuruh turun itu, ada dua wanita lainnya yang menurut juru bicara Transavia bersikap agresif dan banyak omong selama pertengkaran di pesawat.
Menurut laporan dari De Telegraaf, kedua wanita itu membantah tuduhan tersebut.
Transavia kemudian dilaporkan menerapkan larangan bepergian kepada penumpang yang sudah dikeluarkan itu dan mempertimbangkan untuk membayar ganti rugi kepada si penumpang.
Menurut saksi mata, apa yang dilakukan maskapai penerbangan tersebut bersifat berlebihan.
Artikel Asli